
Sore yang sepi,
berpendaran jingga langit…
mengingatkanku pada masa kelabu..
pilu…
sendu…
Sesaat setelah itu malam menjelang
Jingganya langit berubah menjadi hitam
Temaram…
Kelam….
Seram…
Biarlah rasa ini menjadi batu ketika memang itulah suratannya…
Biarlah hati ini menjadi beku ketika hawa dingin menyerang…
Biarlah lilin ini meleleh habis ketika cahaya api menyulut sumbunya…
Namun masih ada harapan,
laksana rusa yang rindu akan hadirnya sungai,
laksana anak burung yang mendambakan sang induk kembali mendapatkan santapan…
setelah senja dan malam berlalu,
pasti terbit mentari menghangatkan
pasti datang embun menyejukkan…
:p ;)
Dhaka, 16 Juni 2010
Artikel yang berkaitan lainnya:
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.
apaan ini gan ? lagu ?
[Reply]
arikuncoro
Reply:
June 22nd, 2010 at 3:29 pm
bukan, Bot… ini cm coretan tangan tak berarti. :p
[Reply]