Hari itu Jakarta serasa panas. Langit mendung. Tidak ada bantuan penyejuk udara yang mampu mengkondisikan badan di kamar. Setiap pori-pori tubuh saya mengeluarkan keringat. Kebetulan sekali sore itu saya ada janji dengan Hendra untuk pergi ke kebun binatang Ragunan. Saya ingin mempertajam seni penglihatan lewat bidikan kamera.

Nampak tidak ada sisa-sisa air hujan di sekitar jalan Warung Buncit menuju Ragunan. Namun begitu kami sampai di Ragunan terlihat beberapa kubangan air di tempat parkir motor. Ini menandakan hujan besar baru saja terjadi.
Bunga-bunga tampak lebih segar setelah diguyur hujan. Binatang-binatang seperti burung dan kera terus mengeluarkan bunyi khasnya. Pohon-pohon hijau tinggi menjulang menambah suasana sejuk di hati mengingatkan saya pada taman sekolah SMA saya dulu di Yogya.

 

Share

Artikel yang berkaitan lainnya:

  1. Hujan Pertama di Dhaka
  2. Puisi Surga
  3. Photo
  4. Tips Bedakan Gosip atau Fakta

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

Tagged with:
 

4 Responses to Ragunan dalam Lensa

  1. Subhanallah, bagus sekali foto-fotonya. Pingin rasanya bisa bikin foto sebagus itu … Btw, saya jadikan referensi di blog saya ya. Terima kasih.

    [Reply]

  2. zakkiNo Gravatar says:

    Panasonic Lumix emang powerful..

    btw Cor, iku mode focus Macro..?

    [Reply]

    arikuncoroNo Gravatar Reply:

    yap, mode focus macro, bro!

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>