Perjalanan Cinta Sejati
Berikut ini perjalanan sebuah kereta yang melewati stasiun-stasiun pemahaman tentang cinta sejati. Mari kita simak!
Stasiun pertama,
Tak ada cinta sejati selain cinta Tuhan. Perjalanannya paling panjang di antara cinta-cinta yang lain (tapi kok jadi stasiun pertama? saya pun tidak tahu…). Dia tidak mengharapkan imbalan. Dia tidak mengharapkan apa pun dari yang dicintai-Nya. Semua Tuhan cintai dengan tulus.
Ada seorang anak kecil bernyanyi:
Burung pipit yang kecil, dikasihi Tuhan, terlebih diriku, dikasihi Tuhan
Bunga yang besar kecil, bunga indah warnanya, satu tak terlupa oleh Pencipta-Nya.
Di saat hati ini dilanda kekeringan, atau banjir kegelisahan, jangan lupa bahwa Tuhan masih dan akan terus mengasihi kita.
Stasiun kedua,
Oh, ternyata saya salah.
Cinta sejati bukan hanya milik Tuhan. Cinta sejati juga milik seorang Ibu dan Ayah kepada anak-anaknya.
Ada seorang anak. Dia selalu dirawat, dibimbing, dibesarkan dengan penuh kasih, diperhatikan, disekolahkan, dididik, dan dicintai oleh kedua orang tuanya. Kasih ibu dan ayah yang tak berkesudahan selalu menjadi motivasi tersendiri bagi anak itu. Maka tak heran, ketika sedih dan senang, malang dan untung, kedua orang tuanya selalu memberi dukungan kepadanya.
Stasiun ketiga,
Apakah cinta sejati hanya milik Tuhan dan orang tua?
Mmmm, saya kembali berpikir. Oh, tidak juga. Lalu bagaimana dengan nasib anak-anak yang ditinggalkan oleh kedua orang tuanya? Bukankah dia mendapatkan kasih dan cinta sejati dari pengasuhnya? atau calon pendamping hidupnya kelak?
Kembali lagi, sepertinya saya salah. Saya salah mengelompokkan cinta sejati. Cinta sejati itu tidak dikelompokkan lewat pertanyaan “oleh siapa?”… tetapi justru, tanpa pertanyaan dan tanpa syarat apapun.
Stasiun Terakhir,
Akhirnya, pikiran, perasaan, dan perbuatan tidak dapat dipisahkan dari cinta. (hehe… puitis sekali, akhir-akhir ini saya).
Segala sesuatu yang kita kerjakan itu akan lebih bermakna ketika orang saling mencintai. Dalam bekerja, kita mencintai pekerjaan kita (pasti dong, pekerjaan akan mencintai kita!). Dalam berteman, kita mencintai kawan-kawan kita. Dalam bersekolah, kita mencintai sekolah, almamater, dan jurusan kita (Thank’s to Elektro ITB). Dalam banyak hal, kita tidak akan lepas dari kata itu.
~diambil dari pikiran yang makin liar~
©Agustus 2009 | Bernardus Ari Kuncoro®
Artikel yang berkaitan lainnya:
- Bukan Cinta Karena & Supaya, Melainkan Cinta Meskipun
- Kisah Dua Bersaudara
- Di Mana Tuhan?
- Kata-Kata Mutiara
- Kata Cinta
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.
7 Responses to Perjalanan Cinta Sejati
Leave a Reply Cancel reply
Pages
Social networks
Help to translate
Don't laugh, appreciate please!Daily Popular
- Tips Belanja Crocs Sale di Senayan City (16)
- Tiga Cara Atasi Mencret (14)
- Perjalanan Pertama ke Dhaka (bagian 2) (5)
- Nokia Chat (4)
- Setting MMS and GPRS for LG KG200 with Simpati Telkomsel (4)
- Kata Cinta (3)
- Chord “Tak ada yang bisa” (1)
- Perjalanan Cinta Sejati (1)
- 5 Artikel Favorit di Blog saya sepanjang 2010 (1)
- Burung Elang (1)
- Popular posts by Top 10 plugin
Popular Posts
- Tips Belanja Crocs Sale di Senayan City (23583)
- Kata Cinta (12983)
- Tiga Cara Atasi Mencret (11089)
- Kata-Kata Mutiara (3420)
- Ngetes XL Internet Unlimited di Kosan (3151)
- Setting MMS and GPRS for LG KG200 with Simpati Telkomsel (3140)
- Perjalanan Cinta Sejati (2648)
- Nokia Chat (2419)
- IM2 Speed Test, awesome in my room! (2089)
- Chord “Tak ada yang bisa” (2081)
- Popular posts by Top 10 plugin
Comments
franchise mall on All I Ask of You – ITB Graduation Ceremony July 2008
zhuhdi on Tiga Cara Atasi Mencret
zhuhdi on Tiga Cara Atasi Mencret
APRIL on Delapan Sumber Inspirasi Menulis
Cari Duit on Tiga Cara Atasi Mencret
agil asshofie on Tiga Cara Atasi Mencret
tarisya carmenita pal on Puisi Surga
obat bau badan on Moves Like Jagger
Tags
amazon arung jeram badminton Bangladesh blog Chord Cicatih Cinta crocs Curhat Dhaka facebook fakta Foto google gulshan hold indonesia Jalan-Jalan kata-kata cinta kata puisi cinta kuliner lagu love luar negeri lyrics mandi mencret microsoft MMS music Musik okezone perjalanan poem puisi Renungan rip routing semangat Song Sukabumi Tutorial wordpress yahooArchives
- October 2011 (1)
- September 2011 (1)
- July 2011 (1)
- June 2011 (1)
- May 2011 (1)
- January 2011 (3)
- December 2010 (2)
- November 2010 (1)
- July 2010 (3)
- June 2010 (7)
- May 2010 (4)
- April 2010 (14)
- March 2010 (5)
- February 2010 (4)
- January 2010 (9)
- November 2009 (2)
- September 2009 (4)
- August 2009 (1)
- July 2009 (2)
- June 2009 (3)
- May 2009 (2)
- April 2009 (6)
- March 2009 (6)
- February 2009 (1)
- January 2009 (3)
- December 2008 (2)
Friend's Blog
- Aditya Arie Nugraha
- Andry Ongkinata
- Bagus Prasetyo Wibowo
- Benedictus Widi Handoyo
- Bernardus Ari Kuncoro
- Bimas Abimanyu
- Budi Rahardjo
- Christine Siagian
- Credo Sibuea
- Damar
- Dana Satriya
- Dhemy Larasati
- Dias Ramadhan
- Dinda Elefani
- Dwi Larasatie Nur Fibri
- Fajar Fathurrahman
- Fajar Sastrowijoyo
- Grace Sahertian
- I Made Anantha Setiawan
- Irsalina Salsabila
- Irvan Tambunan
- Kemas Zakki Arief
- Khiko Rayesmara
- M. Arif Wicaksana
- M. Saiful Hidayat
- Made Geminastika
- Maria Elisabeth Suryatriastuti
- Marina Tampubolon
- Michael Hutagalung
- Mikha Valerint
- Randy H. W.
- Reza Aditya Permadi
- Rudy Sihombing
- Shana Fatina
- Sofwan Ardyanto
- Triadimas Satriya
- TurunBeratBadan
- Vanya Vabrina Valindria
- Veravinna Handoko
- Widianti Gunawan
- Wildan Aliviyarda


bot.. klo aku udah turun dari kereta itu.
aku dah berhenti mendefinisikan cinta. tapi menjalani cinta.
karena memang gak bisa dipahami.
[Reply]
mantablah, bot, kalau sudah berhenti mendefinisikan cinta. :)
good luck. sudah berapa stasiun dilewati, bot? hehe.
[Reply]
halo..ini kunjungan pertama. salam kenal yah. nyanyi burung pipit jadi ingat waktu sekolah minggu. hehehe. setuju, sesuatu harus dilakukan dengan cinta, dan hasilnya akan luar biasa. :)
[Reply]
admin
Reply:
August 12th, 2009 at 11:55 am
Salam kenal juga, Princess.
Ya, bener banget. Waktu sekolah minggu saya memang senang menyanyikan lagu itu.
Sebesar dan seberat apa pun masalah yang dihadapi, Tuhan pasti tetap mendampingi kita.
Luar biasa. (cem Andrie Wongso aja… hehe)
GBU.
[Reply]
Benar juga perjalan kisah cinta, semua ini juga perlu kita sadari, perjalan cinta harus beliku-liku penuh percobaan yang kita hadami namun kia juga perlu keharmonisan di kehidupan kita….
Aku apresiah dgn perjalan cinta ini…
[Reply]
Salam kenal ya…
Cinta itu sesuatu yang indah ,
cinta sejati , cmn skdr ucapan, awalnya begitu indah, selanjutnya BUZZZ…….
Cinta sejati itu ada,hanya saja ia mahluk yg datang nya sesekali di dalam kehidupan,,,di dunia ini… ia mahluk yg di ciptakan untuk melengkapi kesempurnaan maha karya ALLAH
[Reply]
admin
Reply:
January 14th, 2010 at 4:33 pm
@Abdul
Salam kenal juga Abdul.
Yupppp… selamat mencari cinta sejati! (Atau sudah menemukan?) hmmm
congratz!
[Reply]