Rasa nyaman salah satunya bisa berarti situasi yang steady state atau tunak. Seperti kapasitor, dia punya kapasitas menyimpan muatan. Apabila kapasitas muatannya sudah penuh, dia tidak akan bisa lagi menyimpan muatan.
Lawannya nyaman adalah rasa tidak nyaman. Anda bisa merasa ingin keluar dari situasi tidak nyaman. Penat. Anda cenderung menolak muatan yang akan masuk. Sebisa mungkin kulit terluar kita menopang semua masukan dari luar.
Namun, terkadang saya tidak suka hal-hal yang terlalu nyaman. Monoton. Rutin. Ingin ada tantangan. Ingin tahu yang baru-baru.
Saya juga tidak suka hal-hal yang tidak terlalu nyaman. Serba kekurangan. Serba repot. Berbelit-belit. Terlebih lagi, yang gampang dibikin susah.
Ah, itu sih pintar-pintarnya saya saja mendefinisikan kata-kata. :-) Penginnya manusia saja.
“Ah, menghayal… kamu,” kata Ibu saya dulu ketika saya sering menghayal dan mengungkapkan mimpi saya pada beliau.
Artikel yang berkaitan lainnya:
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.
Kalo di Dhaka..itu termasuk nyaman atau tidak nyaman nih ? ^___^
[Reply]
arikuncoro
Reply:
July 2nd, 2010 at 3:05 pm
Ada nyaman dan tidak nyamannya, boss… :p
[Reply]
wah klo berbicara tentang yang ini kayaknya gak bakalan pernah satu arah,…
[Reply]
semua itu relatif intinya…
buat orang nyaman belom tentu buat orang lain nyaman e.g. kalo ada orang nyanyi, si penyanyi mungkin ngerasa nyaman, tapi yang ngedengerin bisa jadi ada yang ga nyamane wkwk…
[Reply]
arikuncoro
Reply:
July 20th, 2010 at 2:21 pm
ha ha ha…
iya Ki. pengin duwe studio musik dhewe. ben ora brisiki wong. wakakakak…
pengalaman pribadi mode: on.
[Reply]