Meraih dan mempertahankan adalah dua proses berurutan. Makanya saya menaruh kata “dan”, ketimbang kata “versus”. Keduanya memerlukan usaha. Kata orang, usaha untuk mempertahankan lebih besar ketimbang usaha untuk meraih.

Dulu saya pernah melihat kakak kelas dimarahi orang tuanya di depan umum, karena nilai rapotnya turun dibandingkan dengan nilai semester kemarin. Peringkatnya pun menjadi lebih besar, walaupun tambahnya tidak jauh-jauh amat.

Tanpa membahas masalah orang tua yang terlalu memaksa, dsb., saya merasa bahwa memang, usaha mempertahankan dan meraih berbeda. Biasanya, orang yang “meraih” itu usahanya sangat menggebu-gebu, tanpa beban. Sebaliknya, orang yang “mempertahankan” itu penuh beban dan pikiran yang kurang sehat, apabila tahta hasil raihan kemarin terlepas darinya.

Nah, satu hal yang saya petik dari mimpi saya tadi malam. Bayangkan saja, usaha untuk mempertahankan adalah “usaha untuk meraih yang lebih tinggi lagi”. Jadi, Anda tidak pernah merasa terbebani. Saya belum pernah coba, sih Bro… tapi, banyak yang bilang IT WORKS!

Akhir kata, apabila Anda menilik sebentar ungkapan itu, Anda akan mengetahui filosofi lebih dalam, bahwa jangan Anda cuma berusaha sampai di sini. Teruslah berusaha mempertahankan, bahkan menambah lagi, dan lagi. Seperti lagu D’Masiv: Jangan Menyerah.

Memang, teori itu mudah, dan praktik itu kurang mudah. Dan, Anda adalah orang yang luar biasa jika berhasil menjadikan kata mempertahankan menjadi setara dengan frase “meraih lagi yang lebih tinggi”.

Semangat!

Share

Artikel yang berkaitan lainnya:

  1. Bukan Cinta Karena & Supaya, Melainkan Cinta Meskipun
  2. Kata-Kata Mutiara
  3. Mencoba Berpuisi Kembali
  4. Mungkin Tahun Depan Ia Berbuah, …
  5. Harmoni

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

Tagged with:
 

2 Responses to Meraih dan Mempertahankan

  1. raraNo Gravatar says:

    wah, bener itu, dek Ari
    jangan mau jadi pecundang, dek! pertahankan dan raihlah hal lain yg lebih tinggi lagi.

    [Reply]

  2. adminNo Gravatar says:

    SIAP, mbak rara…
    maju trus!

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>