togaDulu, di halaman terakhir buku tulis SMA, sering saya corat coret untuk puisi-puisi ungkapan sejuta rasa. Mulai dari guru yang galak, pelajaran yang susah, sampai cinta monyet. Haha… selain puisi juga ada tanda tangan artis seperti Eross S07, Astrid Tiar, dan Pongky Jikustik.

Yah, sambil mendengarkan lirik-lirik lagu indah Peterpan, Hari Yang Cerah untuk Jiwa yang Sepi… saya mencoba menyainginya dengan puisi berikut:

Sejuta harapan


Tak akan letih jiwa ini

melawan sebuah emosi  jiwa

menggapai sejuta bintang

meraih semua impian

selalu teringat, harapan tak akan pernah mati

karena tak kan pernah berhenti bermimpi

Hidupku berkelana

memindahkan tubuh dari berbagai kota

semoga tak kan hanya menjaring angin

semoga tak kan hanya menjadi gelar

Adalah hidupku…

siap memancarkan cahaya

Karena kulihat diri

penuh dengan kesempatan

Terinspirasi dari teman-teman yang baru wisuda kemarin.

Sungguh ceria wajah-wajah kalian… Sampai jumpa di wadah masa. Sukses selalu!

Share

Artikel yang berkaitan lainnya:

  1. Puisi Cinta
  2. Pantai Waktu
  3. Kata-Kata Mutiara
  4. Arung Jeram
  5. Shower Mati ketika Mandi

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

Tagged with:
 

One Response to Mencoba Berpuisi Kembali

  1. emmychenNo Gravatar says:

    hhahahhaa.. i need this poem!
    lagi saat2 kritis skripsi nihh.. gyaaaa…

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>