Mencoba Berpuisi Kembali
Posted in Curhat on Apr 19th, 2009
Dulu, di halaman terakhir buku tulis SMA, sering saya corat coret untuk puisi-puisi ungkapan sejuta rasa. Mulai dari guru yang galak, pelajaran yang susah, sampai cinta monyet. Haha… selain puisi juga ada tanda tangan artis seperti Eross S07, Astrid Tiar, dan Pongky Jikustik.
Yah, sambil mendengarkan lirik-lirik lagu indah Peterpan, Hari Yang Cerah untuk Jiwa yang Sepi… saya mencoba menyainginya dengan puisi berikut:
Sejuta harapan
Tak akan letih jiwa ini
melawan sebuah emosiĀ jiwa
menggapai sejuta bintang
meraih semua impian
selalu teringat, harapan tak akan pernah mati
karena tak kan pernah berhenti bermimpi
Hidupku berkelana
memindahkan tubuh dari berbagai kota
semoga tak kan hanya menjaring angin
semoga tak kan hanya menjadi gelar
Adalah hidupku…
siap memancarkan cahaya
Karena kulihat diri
penuh dengan kesempatan
Terinspirasi dari teman-teman yang baru wisuda kemarin.
Sungguh ceria wajah-wajah kalian… Sampai jumpa di wadah masa. Sukses selalu!
Artikel yang berkaitan lainnya:
- Pantai Waktu
- Arung Jeram
- Kata-Kata Mutiara
- Shower Mati ketika Mandi
- Mungkin Tahun Depan Ia Berbuah, …
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.
hhahahhaa.. i need this poem!
lagi saat2 kritis skripsi nihh.. gyaaaa…
[Reply]