<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Horn, Please!</title>
	<atom:link href="http://arikuncoro.com/horn-please-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://arikuncoro.com/horn-please-2/</link>
	<description>Bernardus Ari Kuncoro&#039;s Blog</description>
	<lastBuildDate>Sun, 06 May 2012 13:49:14 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: belle</title>
		<link>http://arikuncoro.com/horn-please-2/comment-page-1/#comment-7785</link>
		<dc:creator>belle</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Aug 2011 16:33:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arikuncoro.com/horn-please/#comment-7785</guid>
		<description>wah,. g jauh beda ama di Bandung pada waktu week end,. 
apalagi rumah samping jalan raya,. 
g isa tidur dech,. (-___-&quot;)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah,. g jauh beda ama di Bandung pada waktu week end,.<br />
apalagi rumah samping jalan raya,.<br />
g isa tidur dech,. (-___-&#8221;)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: arikuncoro</title>
		<link>http://arikuncoro.com/horn-please-2/comment-page-1/#comment-1451</link>
		<dc:creator>arikuncoro</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Apr 2010 08:04:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arikuncoro.com/horn-please/#comment-1451</guid>
		<description>yoi... Mez. Memang, tata kota masih belum baik di sini. Jakarta juga begitu adanya. Gw jg gak menutup mata maupun telinga. Buktinya, gw masih bisa denger klakson!!! HONK.. hehe

Dari sini gw jg bisa belajar, bahwa kemakmuran suatu negara itu sangat ditentukan oleh tingkat pendidikan. Masih banyak warga yang belum berpendidikan di Bangladesh, terutama yang berumur 40 thn ke atas. 

Naaah, sekarang, Bangladesh itu sedang gencar2nya memajukan bidang pendidikan. Mereka sangat menyadari hal itu kalau gw baca di surat kabar. 

Satu hal yang menjadi kelebihan, Bahasa Inggris sangat umum digunakan. Tukang becak saja bisa bahasa Inggris, meskipun sepotong2. Bahasa inggris merupakan bahasa kedua setelah bahasa Bangla. 

Gw yakin, kl pemerintah Indonesia bener2 investasi ke pendidikan, Indonesia bakal maju, meskipun baru terasa efeknya 20-30 tahun mendatang. Nggak usah repot2 bikin UU cacat moral pemimpin, rakyat masih bisa mikir jernih dan tidak mudah dihasut untuk memilih pemimpin yang terbaik. 

Dan, bukan mustahil, nantinya Bangladesh bakal lebih baik dari Indonesia tidak hanya dari segi tata kota, setelah masyarakatnya punya wawasan luas dan pemikiran yang terbuka. Sampai sekarang ini masyarakat Bangladesh sedang giat2nya membangun negara serta masih harus berjuang dengan krisis listrik, air, dan gas. Mereka pekerja keras, namun... tuntutan hidup dan kemiskinan masih menjadi kendala hidup mereka.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yoi&#8230; Mez. Memang, tata kota masih belum baik di sini. Jakarta juga begitu adanya. Gw jg gak menutup mata maupun telinga. Buktinya, gw masih bisa denger klakson!!! HONK.. hehe</p>
<p>Dari sini gw jg bisa belajar, bahwa kemakmuran suatu negara itu sangat ditentukan oleh tingkat pendidikan. Masih banyak warga yang belum berpendidikan di Bangladesh, terutama yang berumur 40 thn ke atas. </p>
<p>Naaah, sekarang, Bangladesh itu sedang gencar2nya memajukan bidang pendidikan. Mereka sangat menyadari hal itu kalau gw baca di surat kabar. </p>
<p>Satu hal yang menjadi kelebihan, Bahasa Inggris sangat umum digunakan. Tukang becak saja bisa bahasa Inggris, meskipun sepotong2. Bahasa inggris merupakan bahasa kedua setelah bahasa Bangla. </p>
<p>Gw yakin, kl pemerintah Indonesia bener2 investasi ke pendidikan, Indonesia bakal maju, meskipun baru terasa efeknya 20-30 tahun mendatang. Nggak usah repot2 bikin UU cacat moral pemimpin, rakyat masih bisa mikir jernih dan tidak mudah dihasut untuk memilih pemimpin yang terbaik. </p>
<p>Dan, bukan mustahil, nantinya Bangladesh bakal lebih baik dari Indonesia tidak hanya dari segi tata kota, setelah masyarakatnya punya wawasan luas dan pemikiran yang terbuka. Sampai sekarang ini masyarakat Bangladesh sedang giat2nya membangun negara serta masih harus berjuang dengan krisis listrik, air, dan gas. Mereka pekerja keras, namun&#8230; tuntutan hidup dan kemiskinan masih menjadi kendala hidup mereka.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mezo</title>
		<link>http://arikuncoro.com/horn-please-2/comment-page-1/#comment-1440</link>
		<dc:creator>mezo</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Apr 2010 06:16:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arikuncoro.com/horn-please/#comment-1440</guid>
		<description>weleh, kaya di jkt ga aja cor =P 
mungkin tata letak tempat tinggal yg terlalu mepet dgn jalan raya jd lu merasa bising, cor. dr cerita lu keliatan lah kalo tata ruang kota di bangla masih kudu byk perbaikan, ya ga seh =P

HONK!

hehehe</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>weleh, kaya di jkt ga aja cor =P<br />
mungkin tata letak tempat tinggal yg terlalu mepet dgn jalan raya jd lu merasa bising, cor. dr cerita lu keliatan lah kalo tata ruang kota di bangla masih kudu byk perbaikan, ya ga seh =P</p>
<p>HONK!</p>
<p>hehehe</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

