Nyaman vs Tidak Nyaman
Posted in Curhat, Renungan on Jul 1st, 2010 5 Comments »
Rasa nyaman salah satunya bisa berarti situasi yang steady state atau tunak. Seperti kapasitor, dia punya kapasitas menyimpan muatan. Apabila kapasitas muatannya sudah penuh, dia tidak akan bisa lagi menyimpan muatan.
Lawannya nyaman adalah rasa tidak nyaman. Anda bisa merasa ingin keluar dari situasi tidak nyaman. Penat. Anda cenderung menolak muatan yang akan masuk. Sebisa mungkin kulit terluar kita menopang semua masukan dari luar.
Namun, terkadang saya tidak suka hal-hal yang terlalu nyaman. Monoton. Rutin. Ingin ada tantangan. Ingin tahu yang baru-baru.
Saya juga tidak suka hal-hal yang tidak terlalu nyaman. Serba kekurangan. Serba repot. Berbelit-belit. Terlebih lagi, yang gampang dibikin susah.
Ah, itu sih pintar-pintarnya saya saja mendefinisikan kata-kata. :-) Penginnya manusia saja.
“Ah, menghayal… kamu,” kata Ibu saya dulu ketika saya sering menghayal dan mengungkapkan mimpi saya pada beliau.