
Foto koleksi pribadi
Burung Elang
Burung elang terbang mengangkasa cakrawala
Cakrawala nan biru menghiasi rasa
Turun ketinggian si burung elang
melihat paradigma alam lewat netranya
Bunga mekar berwarna-warni
merah, nila, ungu, jingga, dan kuning.
Bumi hijau tanah subur makmur memesona
Netra dingin segar kala terpercik air murni nan bening
Hati elang yang tlah lama beku dan tersayat
segera terobati…
akan hadirnya senyuman yang berharap setia menemani.
Senyuman yang tak bisa lepas
Senyuman yang tak bisa hilang
Senyuman yang menyejukkan jiwa
Elang datang setelah melanglang
Dan berani melewati tantangan
Tak gentar oleh siapa dan apapun…
Kecuali Sang Pencipta dan Khalik-Nya.
Ada suatu kebiasaan buruk Orang Bangla di jalanan. Sopan santun mengemudi nampaknya kurang begitu diperhatikan. Apakah ini hanya opini saya??? Sehingga menurut mereka kalau tidak melakukannya malah dianggap tidak sopan???
Khusus yang jadi perhatian saya adalah masalah klakson. Sebenarnya tidak masalah jika malam hari, karena malam hari tak banyak kendaraan lalu lalang di sekitar apartemen. Jadi, amanlah telinga saya. Yang jadi masalah, ketika week end atau pengin bangun siang karena malam hari kerja.
Saya tidak bisa meneruskan mimpi indah saya hingga tuntas. Bagaimana tidak???
tiap menit tiap detik pasti ada bunyi klakson!
zzz…
Mungkin benar, harus ada sumpel kapas sepanjang tidur, supaya tidak terbangun gara-gara konser musik klakson jalanan. Apakah dalam bayangan mereka ada tulisan “Horn, please!” di belakang truk, seperti salah satu foto berikut???
Lampung. Provinsi di paling selatan pulau Sumatera ini kaya sekali akan potensi wisata laut. Pemandangan pantai dan pulaunya luar biasa. Dan yang lebih membanggakan, ini tanah kelahiran saya!
Anda bisa lihat koleksi bidikan kamera saya berikut:

Seorang rekan kerja dari Jerman bilang bahwa, “Ini keren banget, Man! ngapain elu pindah ke Jakarta?” ha ha ha…. yah, begitulah, tuntutan kerja. Kalau ada kendaraan supercepat 15 menit dari Lampung ke Jakarta dan murah, barangkali saya akan nglaju dan tinggal di Lampung. Mimpi!
Malam ini sengaja saya tidak tidur cepat, karena mata masih belum mau terpejam. Saya masih asyik dengan bacaan milis kampus Ganesha 10 tercinta. Ada keramaian milis di sana, sehingga saya hanyut dalam membaca.
Tiba-tiba saya terusik dengan latar suara yang mengusik kesunyian malam. Kota Dhaka beda malam ini. Tak setenang biasanya. Angin besar berhasil menyapu debu-debu dan melambaikan ranting pohon-pohon tinggi di jalan sekitar apartemen. Dari sudut jendela kamar lantai dua ini, terlihat debu-debu itu seperti kabut. Suara angin dan gemeretak kaca membuat suasana malam makin mencekam. Mungkinkah hujan? Ah, nampaknya tidak.
Pagi ini saya mandi. WOW! Ternyata dengan menggosok kulit sedikit saja, dakinya muncul sekarung. MANTAB!
Ternyata selama ini kulit saya terselimuti oleh daki-daki hitam yang membuatnya terhambat bernapas. Pantas sajasepertinya udara di dalam tubuh serasa pengap dan butuh udara bersih dari luar.
Weleh2…
Terkadang kita merasa, tak ada jalan terbuka…
Tak ada lagi waktu… terlambat sudah.
(sebuah kutipan dari lagu rohani “Dia Mengerti” karya Isaac Arief yang mengingatkan kita untuk tidak menyia-nyiakan lagi waktu yang ada).
Well, saya baru saja mendengar sebuah renungan di gereja ketika Misa Minggu Prapaskah ketiga. Gereja Katolik Fransiskus Asisi Tebet, yang tak jauh dari tempat tinggal saya. Usut punya usut, Gereja yang sekompleks dengan sekolah SD, SMP, dan SMA Asisi tersebut menyimpan kenangan akan Obama. Yap, Obama pernah sekolah SD Fransiskus Asisi, menurut berita Seputar Indonesia RCTI yang beberapa hari lalu saya tonton.
Click to continue reading “Mungkin Tahun Depan Ia Berbuah, …”
Hari ini saya membaca Oase Rohani. Sebuah buku renungan yang inspiratif, khusus orang muda. Penulis dari buku ini beberapa di antaranya adalah kawan saya, Devina Saputra (Farmasi ITB) dan Theresa Subaryani (Elektro ITB).
Renungan hari ini berkisah tentang Rendy. Rendy mengalami masalah keluarga yang pelik. Ibunya selalu bercerita pada Rendy tentang masalah tersebut. Rendy yang sedang jauh dari keluarganya karena studi hanya bisa merasakan apa yang dirasakan oleh ibunya. Ia sungguh merasa tidak kuat sehingga nilai kuliahnya hancur. Di saat yang sama, judul Tugas Akhir yang hampir selesai dia kerjakannya pun ditolak sehingga ia harus mengganti judul baru. Setahun adalah waktu yang harus dia bayar.
Kata-kata mutiara sering kita dengar. Terkadang kata-kata tsb membuat sugesti yang baik. Tapi kadang-kadang kata-kata itu pun absurd. Lebay… alias tidak logis. Namun, selagi Anda dapat membuatnya menjadi hal yang positif dan menyemangati Anda… kenapa tidak?
well, take it… (I rewrite it from blora.org forum)
Kalimat Yang Membuat Semangat Dalam Hidup
Senin Seksi. Entah dimasuki apa ya pikiran saya ketika putaran minggu selalu diawali dengan hari senin (lol). Selalu saja ada keseksian dalam hari senin.
Untuk minggu ini, saya tidak bermimpi lagi… tapi nyata!
Nyanyi2, gitar2an berbagai genre lagu, di kamar sendirian mungkin sudah biasa. Tapi kalau proses bernyanyi itu ditemani oleh seorang yg spesial via telepon selama 3 jam? wew… baru kali ini, saya. harus direkam nampaknya itu… wakakak.. gila juga ya, awa… Terima kasih, ya… buat seseorang yang sudah menemani! Terima kasih pula buat provider fren yang murah abis, walaupun setiap satu jam, koneksi terputus dan harus dibangun kembali.
Well, why I like to write poem? because it is the quick and easiest way to organize my mind. It has liberties to write. In other words, I have a freedom to make my new world. Who cares? Nobody.
Hmmm, sad poems. Have you already feel sad? Mostly people agree that every body ever feel sad. I don’t know why, but it is common.
Hmmm…
Pages
Social networks
Help to translate
Don't laugh, appreciate please!Daily Popular
- Tiga Cara Atasi Mencret (13)
- Tips Belanja Crocs Sale di Senayan City (10)
- Sabun dulu, atau Gosok dulu? (3)
- Tempat-Tempat Penting di Dhaka (2)
- Puisi Surga (2)
- Kata Cinta (2)
- Gitar (1)
- Ngetes XL Internet Unlimited di Kosan (1)
- Semangat Tim Garuda – Sebuah Lagu (1)
- Harmoni (1)
- Popular posts by Top 10 plugin
Popular Posts
- Tips Belanja Crocs Sale di Senayan City (23674)
- Kata Cinta (13011)
- Tiga Cara Atasi Mencret (11174)
- Kata-Kata Mutiara (3422)
- Ngetes XL Internet Unlimited di Kosan (3155)
- Setting MMS and GPRS for LG KG200 with Simpati Telkomsel (3143)
- Perjalanan Cinta Sejati (2653)
- Nokia Chat (2430)
- IM2 Speed Test, awesome in my room! (2090)
- Chord “Tak ada yang bisa” (2089)
- Popular posts by Top 10 plugin
Comments
Guskar on Tiga Cara Atasi Mencret
franchise mall on All I Ask of You – ITB Graduation Ceremony July 2008
zhuhdi on Tiga Cara Atasi Mencret
zhuhdi on Tiga Cara Atasi Mencret
APRIL on Delapan Sumber Inspirasi Menulis
Cari Duit on Tiga Cara Atasi Mencret
agil asshofie on Tiga Cara Atasi Mencret
tarisya carmenita pal on Puisi Surga
Tags
amazon arung jeram badminton Bangladesh blog Chord Cicatih Cinta crocs Curhat Dhaka facebook fakta Foto google gulshan hold indonesia Jalan-Jalan kata-kata cinta kata puisi cinta kuliner lagu love luar negeri lyrics mandi mencret microsoft MMS music Musik okezone perjalanan poem puisi Renungan rip routing semangat Song Sukabumi Tutorial wordpress yahooArchives
- October 2011 (1)
- September 2011 (1)
- July 2011 (1)
- June 2011 (1)
- May 2011 (1)
- January 2011 (3)
- December 2010 (2)
- November 2010 (1)
- July 2010 (3)
- June 2010 (7)
- May 2010 (4)
- April 2010 (14)
- March 2010 (5)
- February 2010 (4)
- January 2010 (9)
- November 2009 (2)
- September 2009 (4)
- August 2009 (1)
- July 2009 (2)
- June 2009 (3)
- May 2009 (2)
- April 2009 (6)
- March 2009 (6)
- February 2009 (1)
- January 2009 (3)
- December 2008 (2)
Friend's Blog
- Aditya Arie Nugraha
- Andry Ongkinata
- Bagus Prasetyo Wibowo
- Benedictus Widi Handoyo
- Bernardus Ari Kuncoro
- Bimas Abimanyu
- Budi Rahardjo
- Christine Siagian
- Credo Sibuea
- Damar
- Dana Satriya
- Dhemy Larasati
- Dias Ramadhan
- Dinda Elefani
- Dwi Larasatie Nur Fibri
- Fajar Fathurrahman
- Fajar Sastrowijoyo
- Grace Sahertian
- I Made Anantha Setiawan
- Irsalina Salsabila
- Irvan Tambunan
- Kemas Zakki Arief
- Khiko Rayesmara
- M. Arif Wicaksana
- M. Saiful Hidayat
- Made Geminastika
- Maria Elisabeth Suryatriastuti
- Marina Tampubolon
- Michael Hutagalung
- Mikha Valerint
- Randy H. W.
- Reza Aditya Permadi
- Rudy Sihombing
- Shana Fatina
- Sofwan Ardyanto
- Triadimas Satriya
- TurunBeratBadan
- Vanya Vabrina Valindria
- Veravinna Handoko
- Widianti Gunawan
- Wildan Aliviyarda

