Di Dhaka, tas plastik kresek jarang digunakan. Sudah menjadi kebiasaan mungkin, bagi masyarakat Bangladesh untuk tidak menggunakan tas plastik. Mereka menggunakan kantong kertas atau kantong kain untuk membawa barang belanjaan mereka. Saya mengetahui hal ini ketika saya berbelanja di Agora atau Nandan Market. Ini dia screen syut nya… :-)

Screen syut menyusul, ya! Kamera saya tertinggal. :-(
non plastic bag

Indonesia? Jangan ketinggalan! Mari kita galakkan kampanye untuk memerangi GOMBAL WARMING! (eh, salah… GLOBAL WARMING maksud saya.) hi hi hi.

Share

Artikel yang berkaitan lainnya:

  1. IM2 Speed Test, awesome in my room!
  2. Kafe Bitter Sweet
  3. Sabun dulu, atau Gosok dulu?
  4. Perjalanan Pertama ke Dhaka (bagian 2)
  5. Perjalanan Pertama ke Dhaka (bagian 1)

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

Tagged with:
 

3 Responses to Anti Plastic Bag

  1. mezoNo Gravatar says:

    as developing country, Dhaka bener2 maju dlm hal ini ya. Poor Indonesia :’(

    [Reply]

  2. well..plastic bag juga diperlukan. Tapi, porsi nya tidak boleh yang dominan. Harus kresek bag. Atau ada lagi kalo di sini lagi populer Recyclable bag.

    [Reply]

  3. Benar bro..
    mmg sampah plastik tidak mudah teruari..
    Solusinya yaitu dengan mendaur ulng menjadi barang yang lebih berguna.
    Terima kasih atas infonya..

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>