Ari Kuncoro's BlogPosts RSS Comments RSS

All I Ask of You is a song from The Phantom of The Opera. It is very nice song for wedding, actually. :-) But it is ok for graduation, because it has a nice lyrics and ROCKS! It is very classical and opera-ish. Song about love, about a couple who do not want to live separately. When you find the meaning of the lyrics, very romantic.

Natan, Inez, Vanya, and I sang this song on ITB Graduation Ceremony with my beloved choir: PSM ITB (ITB Students Choir). Thanks to the pianist: Pretty, the dirigent: Dea, the choristers: PSM ITB, and also the Vanya’s parents who recorded this moment.

Check this out!

Membuat lagu

Beberapa hari ini saya terserang flu. Batuk berdahak, pilek, gak jelas. Berangsur-angsur pulih, berangsur-angsur membaik. Kalau dihitung persentase, baru 80% pulih.

Bersyukurlah buat kawan-kawan yang sehat walafiat, karena dengan begitu Anda dapat melakukan aktivitas dengan lancar.

Ha ha… kayaknya nggak ada hubungannya ya, kalimat2 di atas dengan judul postingan ini. wkwkwkwk… (sorry, lagi nggak konsen!)

Anw, beberapa hari yang lalu pula, saya pun membuat lagu. Sudah 7 judul lagu saya koleksi. Lima diantaranya berbahasa Inggris. wkwkwk…
Tunggu saja hasilnya. Semoga buanyak yg suka. wkwkwk… At least sudah ada seorang yang bilang bahwa lagu saya bagus. Tidak biasa liriknya. Muantab maneh sing nyanyi. ha ha.. (narsis).

Berhubung suara lagi serak pilek dan gak bisa mencapai nada C atas sekalipun… mendingan tunggu sampai pulih, ntar pasti buagus hasilnya.

Saya kasih tips dah buat yang mau mulai belajar membuat lagu! Saya jg baru belajar. Jadi, ya mohon komentar pengalamannya saja buat yang udah ahli. :-)

1. Tentukan birama lagu. Entah itu 3/4, 4/4, atau 6/8. Ini sangat mendukung pola lagu dan jadi pondasi lagu Anda.

2. Tentukan nada/melodi.

3. Bikin lirik, edit2, sambil bersenandung

4. Ambil alat musik sebagai pengiring, rekam! Biasanya, kalau Anda tidak langsung direkam, bakal lupa! wkwkwk… Handphone Anda biasanya dilengkapi dengan software voice recorder.

Lalu, tunggu apa lagi? Selamat mencoba!

Nyaman vs Tidak Nyaman

Rasa nyaman salah satunya bisa berarti situasi yang steady state atau tunak. Seperti kapasitor, dia punya kapasitas menyimpan muatan. Apabila kapasitas muatannya sudah penuh, dia tidak akan bisa lagi menyimpan muatan.

Lawannya nyaman adalah rasa tidak nyaman. Anda bisa merasa ingin keluar dari situasi tidak nyaman. Penat. Anda cenderung menolak muatan yang akan masuk. Sebisa mungkin kulit terluar kita menopang semua masukan dari luar.

Namun, terkadang saya tidak suka hal-hal yang terlalu nyaman. Monoton. Rutin. Ingin ada tantangan. Ingin tahu yang baru-baru.

Saya juga tidak suka hal-hal yang tidak terlalu nyaman. Serba kekurangan. Serba repot. Berbelit-belit. Terlebih lagi, yang gampang dibikin susah.

Ah, itu sih pintar-pintarnya saya saja mendefinisikan kata-kata. :-) Penginnya manusia saja.

“Ah, menghayal… kamu,” kata Ibu saya dulu ketika saya sering menghayal dan mengungkapkan mimpi saya pada beliau.

Gitar

Alat musik gitar bisa amat berjasa. Lewat gitar Anda bisa menyentuh rasa. Tangis. Senyum. Ceria. Tawa. Haru. Lebih dari itu, gitar bisa menghilangkan rasa bosan. Stress. Tertekan.

Musisi-musisi hebat dan tenar bisa jadi memiliki sejarah dengan gitar. Lewat gitar, mereka bisa memainkan, membuat, dan mengiringi sebuah lagu. Dia bisa membuat kesenangan.

Ah, ingin rasanya, saya memeluk dan memainkan gitar malam ini. Memetiknya dengan jari-jari saya yang telah lama penat dengan tuts-tuts keyboard qwerty. Memejamkan mata sejenak, karena telah letih dengan layar persegi panjang 15 inchi. Mendengarkan suara syahdu merdu, karena telinga juga telah letih dengan konser klakson jalanan.

Rindu…

Semoga segera terobati.

Jangan Pernah Merasa Tua

Hidup itu penuh dengan pengalaman. Anda melewatinya dari berbagai masa. Masa kecil. Masa remaja. Masa dewasa. Serta masa tua. Suatu hukum alam yang tidak akan pernah Anda hindari.

Saat masih kanak-kanak, keinginan bermain sangatlah besar. Berlari-larian. Berkejar-kejaran. Main petak umpet. Main kelereng. Mencari belut di sawah. Hujan-hujanan. Sampai lupa makan pun tak jadi soal.

Beranjak masa remaja yang mulai tertarik dengan lawan jenis. Berani main mata. Menaik turunkan alis. Mencari mana yang menarik. Enak diajak jalan. Serasi jika difoto. Harmoni ketika saling bicara. Senang di hati walaupun diejek teman. Malu-malu ketika di “ciyeh ciyeh” in teman. :-) Ah… tiada terkira rasanya.

Beranjak masa dewasa yang mulai berpikir tentang kelangsungan hidup. Bagaimana Anda bisa melanjutkan dinasti keturunan. Menikah. Bekerja. Punya anak. Mencari uang. Sambil kursus ini itu. Kuliah S2 dan S3. Investasi. Beli rumah. Beli mobil. Jalan-jalan. Semua mulai Anda pikirkan.

Sampai pada masa tua. Ada pasangan yang bisa berbagi suka dan duka. Anak. Menikahkah anak. Menggendong cucu. Pensiun. Dan, tinggal menunggu waktu.

Agaknya amat sangat sayang jika Anda melewatkan hidup hanya dengan begitu-begitu saja tanpa ada pencapaian dan pengalaman. Pencapaian yang tergantung pribadi masing-masing yang berhak Anda tentukan tanpa pengaruh siapa pun. Anda bisa memilih menjadi tua atau menjadi pribadi yang selalu besar keingintahuannya seperti masa kanak-kanak dulu. Menyambut hari dengan riang. Mau?

Ingatkah kebiasaan kecil Anda dulu? Lakukan itu!

Ah, saya kangen menonton doraemon dan dragon ball hari ini. Bagaimana?

Inspired by
You never grow old. (Yamin Tauseef Jahangir, The Daily Star Dhaka, Star Campus, page 18, June 27, 2010)

Peraturan

Dalam sepak bola ada dua kesebelasan yang bertanding. Ada wasit yang memimpin pertandingan. Ada hakim garis. Ada pula peraturan-peraturan yang harus ditaati.

Bila terjadi pelanggaran, kesebelasan yang jadi korban bisa dihadiahi tendangan bebas. Bisa pula si pelanggar dikenakan kartu kuning tanda peringatan. Jika dua kali kartu kuning, si pelanggar bisa dibogem kartu merah sebagai tanda keluar.

Untuk memberikan tontonan yang menarik dalam sebuah permainan, diperlukan adanya fair play. Fair play dalam bahasa Indonesia bisa berarti permainan yang jujur dan adil. Jujur mesti dipenuhi oleh pemain. Adil mesti dipenuhi wasit dan sang penegak peraturan.

Dalam kehidupan kurang lebih mirip. Cuma, apakah Anda sudah cukup tahu cara bermain, peraturan-peraturan bersama, dan konsekuensinya bila melakukan pelanggaran?

Ah, saya pun masih terus belajar. Dan, itulah kehidupan.

B-) => masih banyak kaca mata kehidupan yang mesti Anda coba pahami.

Enjoy your life!

Sekali Saja

Hidup itu hanya sekali. Sekali saja. Tidak bisa Anda ulangi. Tidak bisa Anda putar kembali ke masa lalu.

Meskipun masa lalu itu penuh dengan suka cita. Meskipun masa lalu itu penuh kenangan manis. Tak ada gunanya Anda terlalu hanyut dalam kenyamanan dan terus-menerus mengenang masa itu.

Begitu juga sebaliknya.

Apabila masa lalu juga penuh dengan duka cita. Sakit hati. Iri dengki. Dan, sejumlah hal negatif lainnya. Tak ada gunanya Anda terhanyut dalam kesedihan terlalu lama. Buang-buang waktu dan buang-buang tenaga.

Anda adalah Anda pada masa kini. Bukankah diciptakan hari baru di setiap pagi? Bukankah diciptakan malam untuk melupakan?

Hmmm… tapi ada ucapan menarik dari Presiden Soekarno. “Jangan sekali-kali Anda melupakan sejarah!”

Ucapan yang magis dari seorang pemimpin besar pendiri negeri ini. Ucapan yang lugas. Bermakna. Tajam! Ya, setiap sejarah wajib kita tahu. Tapi jangan sampai menakut-nakuti hidup Anda melangkah ke depan, karena sejarah masa lalu.

Minta ampun kalau sejarah masa lalu dijadikan rasa takut hinggap di hati Anda. Lantas buat apa ada hari baru?

-Anda adalah saya-

Car in my dream

what a nice car! 3rd generation of Toyota PRIUS.

toyota prius

Specification: http://www.toyota.com/prius-hybrid/specs.html, a hybrid car. Still in my dream. :p

Senja di Lakeshore

senja di lakeshore

Sore yang sepi,
berpendaran jingga langit…
mengingatkanku pada masa kelabu..
pilu…
sendu…

Sesaat setelah itu malam menjelang
Jingganya langit berubah menjadi hitam
Temaram…
Kelam….
Seram…

Biarlah rasa ini menjadi batu ketika memang itulah suratannya…
Biarlah hati ini menjadi beku ketika hawa dingin menyerang…
Biarlah lilin ini meleleh habis ketika cahaya api menyulut sumbunya…

Namun masih ada harapan,
laksana rusa yang rindu akan hadirnya sungai,
laksana anak burung yang mendambakan sang induk kembali mendapatkan santapan…

setelah senja dan malam berlalu,
pasti terbit mentari menghangatkan
pasti datang embun menyejukkan…

:p ;)

Dhaka, 16 Juni 2010

What do you think?

if you suddenly bad tempered
if you suddenly taken from your happily life?

what should you think first?

hmmm…
just let me know, please.

Older Entries »